Kamis, 20 September 2018

Touring Jakarta - Green Canyon - Batu Karas - Batu Hiu





24-26 Juli 2018

Halo semua para penggemar traveling. Sudah lama juga ane ga touring, terakhir Mei 2018 lalu, one day trip ke Tanjung Lesung yg cukup mengecewakan.

Kali ini ane mau menceritakan pengalaman ane solo touring ke Cijulang mengunjungi Green Canyon atau Cukang Taneuh dan pantai-pantai disekitarnya yaitu Batu Karas, Batu Hiu dan Madasari.

Ane tertarik mengunjungi tempat ini karena melihat gambar-gambar di internet yg spektakuler. Biasanya gambar di internet suka menipu dengan gambar-gambar yang bagus padahal aslinya biasa saja (editan, ataupun pakai DSLR kali yak)

Rencana dan Persiapan

Turing kali ini ane rencakanakn 3 hari,
Hari pertaman keberangkatan sekaligus melihat sunset di Pangandaran kalau sempat.
Hari kedua melihat pantai Batukaras, lalu ke Green Canyon trus pulang ke hotel. Sorenya lanjut ke Pantai Madasari dan Batu Hiu
Hari ketiga perjalanan pulang
Pemilihan waktu bulan July karena musim kemarau airnya bagus dan low risk. Selain itu juga sedang low season, maka harga-harga wisata kembali normal. Kebetulan baru selesai Lebaran dan liburan sekolah.

Ane sengaja pilih penginapan di Batu Karas, karena terletak di tengah-tengah obyek wisata yg ane kunjungi.

Semua tempat sudah ane riset terlebih dahulu. Semua OK. Ga ada yg membutuhkan aktivitas extreme  kecuali berenang. Hanya hal yg membuat ane galau yaitu: tiket Green Canyon. Tidak ada satu website pun yg ane kunjungi yg bisa menyebutkan harga terkini dan apakah per orang atau per perahu. Kalau per perahu mahal bener 200rb, berat dah.

Barang-barang yang perlu dibawa adalah perlengkapan touring standar, dan spesial kali ini karena basah-basahan ane bawa baju ganti plus pakaian dalam. Jangan lupa buat bawa perlengkapan waterproof seperti untuk.kamera dan HP. Walaupun di lokasi guide juga telah menyediakan kantung waterproof.

Sebelum berangkat seperti biasa ane beli roti seharga 6rb buat jaga-jaga aja.

Berangkat 24 July 2018

Here we go. Ane rencana berangkat jam 05:00, tapi berhubung ane susah tidur, akhirnya ane berangkat jam 06:45. Jalur berangkat yang ane pilih adalah jalur utama dengan jarak 378 km Lewat Jonggol - Cianjur - Bandung - Sumedang - Garut - Tasikmalaya - Ciamis - Banjar - Pangandaran. Sebenarnya ada jalan potong yg disarankan google sejauh 331 km, dari Tasikmalaya ke Cijulang lewat - Cikatomas - Cimerak, tapi berhubung ane sudah sering ditipu Google Maps. Cukuplah sudah.
Rute Touring Jakarta - Green Canyon

Jalan alternatif Cibubur sampai Cariuk kondisi jalan kurang bagus, penuh tambalan dan bergelombang. Emang dari dulu udah begini, entah sampai kapan pemkab Bogor membiarkan jalan ini rusak. Untungnya jembatan di Jonggol yang ambles sudah ada gantinya. Lalu-lintas juga padat di beberapa titik.

Ane kasih minum Marbella (Pulsar 220F) sebanyak 80rb pertalite. 10.25 L di SPBU Metland Cileungsi. Tapi kayaknya meterannya kurang bagus.

Lanjut ke Cianjur, jalan mulai membaik, Tapi di Padalarang jalan macet gan, biasaaalah. Masuk Cimahi perut mulai keroncongan, mlipir dulu bentar makan soto ayam 11rb saja.

Bandung mah jangan ditanya, macet gan. Mulai Cileunyi lalulintas lancar sampai di TKP Batu Karas. Jalan juga relatif bagus. Jam 16:30 perut minta direfill, di isi pake mie ayam pinggir jalan 10rb saja.
Pas masuk Pangandaran jalan mulus dan alus banget, seperti jidat artis Korea gan. Ketauan daerah makmur pariwisata.


Batu Karas, Cijulang

Tripmeter Perjalanan Berangkat 399.9 km
Wow cuaca di Cijulang jauh berbeda dari Pangamdaran (pantai). Jika Pangandaran area terbuka dengan sedikit pohon, Cijulang meskipun daerah pantai tapi banyak kebun dan sawah, sehingga udaranya dingin di pagi hari dan sejuk siang dan sore hari. Jadi sangat nyaman untuk tempat tinggal. Kalo nyari penginapan ga usah pake AC bro. Penduduknya juga sangat religius dan ramah tamah.
Buat yg pake kartu tri siap-siap ga ada sinyal di Batu Karas. Sinyal terakhir cuma sampai di Pangandaran. Diaini banyak yg pake Telkomsel.


Penginapan Putra Sindang Asih

Ane tiba di penginapan jam 18:30, dah gelap. Jadi lamanya perjalanan 11 jam 45 menit. Diluar dugaan ane. Ada banyak pilihan penginapan di Batu Karas ini, maklum tempat wisata populer. Ane milih Putra Sindang Asih, karena bisa booking dari internet.

Homestay ini terdiri dari satu rumah utama, dapur terpisah dan kamar-kamar di sekelilingnya dengan bangunan dua lantai. Semua kamar yang ada di homestay ini kamar mandinya di dalam bro sis. Jadi ga usah kuatir malam-malam harus keluar kamar buat pipis. Kamar ada yg pake AC dan non AC. Ane pilih kamar yang paling ekonomis non AC dengan single bed ukuran queen size. Kamar terlihat bersih dan rapi walaupun sederhana. Kamar mandinya juga bersih. Harganya 165rb saja, untuk low season.

Untuk ukuran lain tersedia dari harga 165-800 rb. Dan ada wifi pastinya.
Abis ngobrol sejenak dengan pemilik homestay, ane lanjut unpacking dan mandi biar seger. lanjut review perjalanan besok. Dan .... Tedooor.

Berikut Penampakan penginapan Putra Sindang Asih:
Penginapan Putra Sindang Asih

Kamar Mandinya Sederhana Tapi Bersih

Fasilitas Kamar Ane

Tempat Tidur Queen  size Bisa Buat Berdua

Deretan Kamar-kamar Kelas Ekonomi


25 July 2018 Pantai Batu Karas

Bangun pagi jam 5, mau keluar masih gelap bener. Jam 05:45 ane keluar nanya tempat sarapan sama ibu yang punya homestay. Dijawab ada warung sebelah homestay, bisa pesen nasi goreng. Di Cijulang banyak terdapat warung makan dengan harga standar, jadi ga usah takut gan.

Ane jalan  kaki ke pantai Batu Karas yang jaraknya 950m menurut Google. Suasana masih agak gelap dan agak berkabut, misty beach. Pantainya bagus tapi kecil saja dan pasirnya abu-abu, tapi yang penting aman buat berenang. Ini satu-satunya pantai yang aman buat berenang. Dari pantai ane naik ke atas bukit pandang dekat situ. Pemandangannya lumayanlah. Tidak sebagus Batu Hiu.

Pulang ke homestay lewat pantai lagi, dapet sunrise, mayan. Di depan Pantai Batu Karas ada kang gorengan yg rame, ane mampir gan sekalian sarapan. Gorengannya ternyata enak gan, gak kaya di Jakarta. Murah lagi 1000 perak saja. Ane ngabisin 7 gan. Lapar ato rakus ya?

Dermaga Nelayan Batu Karas

Dermaga Nelayan Batu Karas

Jalan Menuju Pantai Batu Karas
Sun Rise batu Karas jam 06:28 pagi
Sun Rise Jam 7 Pagi di Pantai Batu Karas

Pantai Batu Karas Jam 7 Pagi
Tukang Gorengan Enak di Pantai Batu Karas

Tukang Gorengan enak di Pantai Batu Karas


Green Canyon a.k.a Cukang Taneuh

Sampe di homestay ane charge HP dan kamera. Istirahat bentar jam 08:15 ane brangkat ke Green Canyon jalan santay aja cuma 15 menit 6.7 km. Jam 9 sampe di TKP masih sepi gan, maklum low season. Yg ada tukang perahu dan tour guide pada ngobrol. Diparkiran dan pintu masuk banyak calo berkeliaran, tapi mendingan langsung ke loket lebih murah.
Harga tiket nya July 2018:
- Naik perahu saja 200rb
- Naik perahu + berenang 30 menit 300rb
- Naik perahu + berenang 1 jam 400rb.

Yap bener gan, tiket dihitung per perahu dengan kapasitas max 5 orang. Jadi kalau datang sendiri atau berdua tetep harus sewa satu perahu. Kecuali agan bisa cari teman di TKP untuk sharing cost. Itu yg ane lakuin. Sampe satu jam lebih ane tungguin ga ada juga yg datang. Akhirnya ketemu rombongan orang Ciawi, Puncak 9 orang, pas banget sama ane jadi 10 orang jadi dua perahu. Ane disuruh urunan 50rb. Berangkat !!!

Segera kita naik 2 perahu yg disebut ketinting. Perjalanan memakan waktu kurang dari 15 menit. Pemandangannya memang mantap jiwa gan, air sungainya hijau kebiruan. Biar gambar dan video yang bicara.
Sungai Cijulang dari Atas Jembatan

Marbella di Atas Jembatan Cijulang, OTW Green Canyon

Gerbang Masuk Green Canyon

Dermaga Green Canyon

Ketinting di Dermaga Cijulang

Kantor Sekaligus Loket Pariwisata Cukang Taneuh
Harga Tiket Cukang Taneuh/Green Canyon


Setelah sampai mulut gua, yg laen siap-siap buat nyemplung gan, kecuali ane, ane emang rencana cuma naek perahu aja gan. Tapi guidenya ngompor2 ane, katanya buat apa nunggu di perahu. Lagian kalo ga nyemplung belum ngerasain ke Green Canyon. Akhirnya ane buka kaos, pake celana pendek dan pelampung nyemplung dah. Airnya dungin dan jernih, kayaknya sih belom ada yg buang air di hulu.

Dalam gua terdiri dari batu karang dan sungai selang-seling. Jadi habis berenang, naik ke batu karang begitu seterusnya berganti-gantian. Untuk yg ga bisa berenang disediakan tali di beberapa bagian. Tenang aja, kan pake pelampung. Airnya bisa sangat deras dan dalam di musim hujan, jadi sebaiknya berkunjung di musim kemarau. Juga di musim hujan airnya keruh.

== Warning == 

Wajib hati-hati disini, karena benturan kepala ke batu karang bisa berakibat fatal

Lanjut, kita melewati Batu Payung dan sampai di pemandian Putri. Oh ya, paket yag kita beli adalah paket perahu + berenang 30 menit. Jadi kita cuma sampai di pemandian putri. Pemandian putri adalah genangan air di bagian atas gua. Untuk sampai kesana perlu mendaki dinding gua 2 meter. Setelah puas kami kembali ke Batu Payung untuk sesi foto loncat indah. Tinggi Batu Payung adalah sekitar 5 meter, naiknya mendaki batu karang di sampingnya.

Selesai lompat indah, kami kembali ke titik penjemputan. Lalu di angkut kembali ke dermaga dengan ketinting. Jangan lupa ngasih tips sama guidenya seikhlasnya. Wow, pengalaman menakjubkan tak terlupakan bro sis mas mbak.


Berangkat dari Dermaga Cijulang
Pemandangan di Perjalanan

Sampai di Mulut Gua
Siap-siap Berenang



Air Di Gua Bening dan Dingin
Bikin Formasi

Spot Bagus Buat Foto

Batu Payung Green Canyon, Tempat Lompat Indah 

Emang Indah Gan

Mantap Sungainya
Pemandian Putri, Green Canyon. Danau Kecil di Tebing Gua


Pantai Madasari

Jam 11:15 ane pulang ke Homestay dalam keadaan basah. Gpp deket soalnya. Di tengah jalan ketemu warung makan, ane makan ati ampela, tempe tahu dan sayur 17 ribu saja. Ati ampelanya gede gan, mungkin ayamnya obesitas. Sampe homestay jam 12:00, ane ganti baju, charge hp dan kamera lanjut bobo ganteng.

Jam 14:15 ane jalan santay ke Pantai Madasari. Soalnya ini pantai rada terpencil. Ga seperti Batu Hiu yg ramai. Sampai di TKP jam 15:00. Ini pantai paling terpencil, paling sepi dari semua destinasi yg ane kunjungi. Lewat jalan sempit (pas 2 mobil ngepres) akses berliku2 tanjakan turunan membelah sawah dan kebun.

Pantai bagus berombak besar, ga cocok buat berenang; enak buat duduk2 sambil ngopi makan gorengan. Pasirnya hitam dan berkarang, Ukurannya cukup besar dan terdiri dari 2 bagian pantai yg cantik. Check Foto gan.

Makan Dulu di Warung Nasi Tanpa Nama

Jalan ke Pantai Madasari Ketemu Pemandangan Indah

Jalan ke Pantai Madasari, Banyak Sawah-sawah

Marbella OTW Pantai Madasari
Pantai Madasari, Cijulang
Marbella Mejeng di Tepi Pantai Madasari

Pantai Madasari, Cijulang

Pantai Madasari, Cijulang

Pantai Madasari, Cijulang

Pantai Madasari, Cijulang

Pantai Madasari, Cijulang


Pantai Batu Hiu

Puas plangak plongok di Pantai Madasari, ane bergegas ke Batu Hiu, destinasi terakhir ane. Ke Batu Hiu dari arah Batu Karas ga ada plang penunjuk. Ikuti nurani, maksud ane gps gan.

Pantai ini adalah pantai terbagus yg ane kunjungi dalam touring kali ini. Pantai ramai tapi kotor, bukan untuk berenang juga. Ada mulut hiu tempat masuk Tanjung  yg di buat taman untuk menikmati pantai. Pantai ini mengingatkan ane akan Tanah Lot, dengan pura di atas karangnya. Ada pemandarangn mirip, cek foto gan.

Pantai sore itu terlihat ramai. Katanya sudah 3 hari  ombak besar sampai menumbangkan pohon.
Tempatnya Asyik banget buat duduk2 di taman sambil ngopi, pemandangan indah, angin semilir dan sejuk. Kalo kesini jangan lupa bawa tiker ya gan sis, sama termos air dan cemilan. Kalo low session ga ada yg jualan.

Jam 17:40 mulai gelap, ane bergerak pulang ke homestay, makan malamnya roti yg bawa dari rumah, maklum driver kere. Maen HP sebentar, mata langsung merem.
Ini penampakan Batu Hiu:

Tugu Ikan Cucut, Cijulang

Marbella Mejeng depan Pintu Masuk Batu Hiu

Pantai Batu Hiu dari Pintu Masuk

Gazebo di Taman Baru Hiu

Ombak Pantai Batu Hiu

Pantai Batu Hiu dari Balik Pepohonan

Pantai Batu Hiu, Pokoknya Maknyoss dah

Pantai Batu Hiu, Indahnya

Gazebo di Taman Baru Hiu

Jalan Setapak di Taman Batu Hiu

Siluet Gazebo di Taman Baru Hiu Sore-sore


Pemandangan Pantai Sebelah dari Tebing Batu Hiu

Batu Hiu Sore-sore Ramai Gan

26 July 2018 Back to Jakarta

Bangun jam 05:00 golak-golek bentar trus siap-siap pulang. Repacking dan Pasang Bagasi. Jam 06:15. Rute yg ane ambil beda dengan rute datang. Kali ini ane ambil rute Google Maps, via Cimerak dan Cikatomas. Modif dikit lewat Tasikmalaya, aslinya tembus ke Garut. Jarak on map 331 km.

Betul saja dugaan ane jalur ini sampai Tasikmalaya banyak lubang, gelombang, tambalan dan ada  jalan belum jadi kira2 500m. Waktu tempuhnya 12 jam, sama dengan waktu berangkat, selain jalan jelek, juga karena ane sering berhenti untuk istirahat. Jadinya ane sampe di rumah jam 18:10. Wow senangnya back to my beloved bed.

Begitulah sekelumit.kisah ane gan mbak sekalian. Semoga bermanfaat.
Rute Pulang Jakarta - Green Canyon

Perhitungan biaya:

1. Bensin di Cileungsi 80 rb @7800/L
2. Bensin di Cijulang (Pom mini) 20 rb @9000/L
3. Bensin di Cikatomas 80 rb @ 7800/L
4. Penginapan 165 rb x 2 = 330 rb
5. Makan 78rb
6. Tiket masuk, tips, jajan dll 89 rb

Total 677 rb  - 30 rb (sisa bensin di tangki)

Grand total 647 rb saja untuk 3 hari 2 malam. Not bad eh...


1 komentar: